Tips Memilih Lampu LED Filament

Posted on

lampu LED 1

Sekarang ini, lampu LED filament menjadi sebuah trend tersendiri. Bahkan, di antara berbagai macam lampu LED yang ada, lampu jenis filament yang satu ini yang merupakan lampu yang paling diminati oleh semua pengusaha café. Misalnya saja seperti pada beberapa coffee shop saat ini.

Hal ini dikarenakan pencahayaan lampu tersebut mampu memberikan sebuah nilai artistic tersendiri pada spot-spot tertentu. Sehingga, dengan adanya pencahayaan inilah yang nantinya menjadikan para pengunjung seakan-akan seperti dibawa ke dalam nuansa masa lampau. Terlebih dengan melihat penggunaan lampu pijar yang modelnya lama, hal ini semakin mendukung nuansa alami masa lampau yang dihasilkan oleh lampu pijar tersebut.

Menariknya lagi adalah, sekarang ini lampu pijar yang modelnya lama sudah memakai bentuk LED, sehingga Anda bisa melihat betapa indahnya dan fungsionalnya lampu tersebut. Dilihat dari perbandingannya sendiri, di antara lampu pijar dengan lampu filament itu jelas jauh beda sekali.

Lampu LED filament itu jauh lebih hemat, irit, dan tahan lama bila dibandingkan dengan lampu pijar. Dengan harganya yang sangat terjangkau, hal ini membuat lampu ini disukai banyak orang. Terlebih lampu ini kini telah dihadirkan ke dalam banyak pilihan warna, yang meliputi day light and warm white, yang bisa dipilih dari 2 W sampai dengan 8 W. Semuanya itu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pihak.

Akan tetapi, meskipun begitu terdapat sebuah tips khusus yang harus dipenuhi untuk mendapatkan lampu yang sesuai dengan kebutuhan dan tidak boros. Dimana beberapa tips itu adalah sebagai berikut ini:

  1. Sebaiknya pilih saja yang wattnya kecil, supaya nantinya tidak menyilaukan mata Anda.
  2. Tempatkan lampu tersebut di ruangan yang terbuka, sehingga bisa lebih eye catching dan dapat dinikmati oleh setiap pengunjung.
  3. Sebaiknya jangan tempatkan lampu LED filament ini dalam posisi yang downlight atau dalam posisi yang ada kap lampunya.

Sayangnya, sekarang ini ada beberapa café yang justru membiarkan lampu ini dalam kondisi yang menggantung dari bagian kabelnya. Semua itu dibiarkan pada ketinggian yang tidak sama, sehingga bisa terlihat lebih klasik dan unik.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × 5 =